Tapi yah emang dasar kebo, saya tetep aja molor sampe jam 7 padahal alarm udah heboh membangunkan saya. Handphone saya sudah ramai dengan pengunjung baik missed call atau pun sms. Intinya saya tau, saya harus buru-buru.
Jam 8 barulah saya sampai di sekolah. Saya melewati upacara pembukaan acara ulang tahun sekolah 81 terkutuk itu. Teman-teman kelas saya nampaknya was-was karena pertandingan pertama adalah tarik tambang. Saya disuruh ikutan padahal jatah saya hanya ikut lomba kasti saja. Yaudah saya nurut aja.
Ngeliat orang maju mundur narik dorong tali sih kayaknya gampang. Tapi saya minder dengan badan saya yang mudah oleng kalo angin bertiup apalagi kalo angin puting beliung, wah udah tewaslah saya (yaiyalah goblok).
Suara seksi MC berkumandang meneriakkan nama kelas saya, XI IPA 3 dan kelas lawan yang ternyata adalah junior, X 5.
Kelompok laki-laki dari kelas saya sudah siap tarik-tarikan, begitu juga si adek-adek kelas.
1, 2, 3! Pertandingan antara 10 laki-laki perkasa dan 10 orang laki-laki lainnya berlangsung seru dan dimenangkan telak oleh kelas saya sebanyak 2 kali. Terima kasih banyak untuk ikon kelas yakni Ricardo. Berkat tubuh semok beliau di posisi belakang, kelas saya bisa bertahan.
Hidup untuk Mati Suri!
Giliran yang perempuan unjuk keperkasaan.
Grogi pasti. Tapi saya sempat besar kepala, "Lah laki-lakinya X 5 aja kalah, apalagi ceweknya ya"
KAMPRET!
Ternyata kelas saya yang wanitanya kalah hampir tanpa perlawanan. Semuanya terseret, sungguh generasi junior sekarang gizinya sangat baik.
Kesalnya bukan main dikalahkan oleh junior. Padahal dari segi ukuran badan, mereka agaknya kecil-kecil.
Tapi kelas saya malah tetap tertawa walaupun sedikit kesal. Tepatnya menertawai saya.
Vicky nyeletuk, "Kenapa di setiap event penting, lo selalu punya kejadian yang mempesona Cul?"
Mari reka ulang.
Pertandingan tarik tambang ini ada 2 ronde. Ronde pertama, kelas saya berada di sisi kiri dan teman saya menyuruh saya untuk berada paling depan. Saat dimulai, kelompok saya sempat menahan lawan beberapa saat namun akhirnya terseret juga.
Saya tetap berpikiran positif, mungkin saja itu hanya hoki (ampun deh Cul, sombongnya).
Saatnya berganti posisi, sekarang kelompok saya yang berada di kanan. Semuanya panik membuat strategi.
Rara mengeluh, "Aduh gue ga bisa tadi di belakang. Susah banget! Yang lain dong..."
Semua menggeleng, tidak ada yang mau di belakang. Akhirnya saya yang disuruh menempati posisi belakang, dikiranya saya kuat kali yah kayak samson. Lagi-lagi saya nurut aja. Demi kelas.
Saya memegang tali erat, teman saya protes.
Ayu : "Cul! Jangan dipegang! Dikalungin Cul biar kuat!"
Saya : "Oh yaya"
Baru aja saya mengalungkan tali tambang itu sampai leher tiba-tiba pertandingan sudah dimulai! Setaaaaaaaaaan! Saya tidak mendengar aba-aba sebelumnya sama sekali.
Saya mencoba bertahan. Tapi apa daya, sekali lagi kelompok saya dikalahkan oleh junior yang punya bakat kuli itu (anggap ini pujian loh, Dek). Pada akhirnya saya jatuh tersungkur. Anak kelas saya langsung lari berhamburan menuju saya, dikiranya saya jatuhnya parah. Padahal cuma jatuh ke depan gitu doang sih, tapi sakit di lehernya itu loh. Bayangin aja tali tambang kasar setebel apaan tau dikalungin ke leher anda lalu leher anda ditarik kasar kayak kambing. Ya sakit.
Tidak sempat difoto karena yang lain (termasuk yang megang kamera) pada sibuk ketawa. Menertawakan saya. Jadinya saya rekonstruksi ulang untuk memberikan gambaran.
Eh orang yang narik saya sama orang yang nontonin saya reka ulang malah ngelunjak kesenengan. Mereka makin memperlakukan saya seperti almarhum kambing idul adha kemarin.
Sialnyoooo ambo hari ini. Tapi saya seneng juga, angkatan saya lumayan kompak dengan adanya acara ini apalagi hampir semuanya memakai kaos TO! Ah, jadi kangen TO (trip observasi) ke desa-desa lagi, dimarahin kakak kelas dan tetek bengeknya.
Acara ulang tahun sekolah kali ini saya akui lebih meriah dibandingkan tahun lalu. Tampaknya kinerja perngurus OSIS angkatan saya memang berkembang. Ga heran mereka sibuk mulu. Tapi sibuknya itu menghasilkan hal yang bagus, contohnya ya acara ulang tahun sekolah ini. Mereka mampu membuat partisipasi murid dalam acara ini meningkat. 2 jempol tangan sama 2 jempol kaki deh buat Sekra!
2 komentar:
hahahahaha cukup beruntung gw bisa nyaksiin secara live
hahaha sialaaaaan!
Posting Komentar