Ketika kau jatuh mungkin kan terasa
Adakah yang hilang satu yang tersisa
Jabat erat tanganku kini
Tinggalkan rasa serakah
Semua kan merubah warna dan hatinya
Selalulah tertawa "
Tiba-tiba saya terngiang lagu ini. Dan saya merasa harus mendedikasikannya untuk mereka yang sudah menikung saya atau lebih singkatnya, penikung.
Saya kira mereka adalah teman atau sederajat. Saya kira sekarang belum waktunya untuk individualis.
Belum, kawan. Setidaknya masih ada beberapa bulan lagi untuk mengecap hari-hari kelabu di tahun terakhir ini dengan keriangan.
Nyatanya, mereka memenangkan rasa ambisius dan obsesi mereka daripada hubungan yang sudah ada. Serakah merebut masa depan yang belum pasti dan meninggalkan apa yang sudah dijalin.
Mereka, menikung saya.
Saya dan mereka pernah bermimpi bersama untuk meraih sukses kelak.
Saya kira, saya bersama mereka.
Saya kira, saya sudah minta tolong kepada mereka untuk tetap "bersama"
Nyatanya...

Gambar: flickr
Saya ditinggal.
Saya tidak berharap untuk mengucap "selamat tinggal".
Kalau pun jalinan ini meninggal,
... saya tak apa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar